Blog

The Inevitable

I stood up in silence for a quite a long time when asked about what make me hesitate to take that one decision that obviously better for me. Trying to find an answer that won’t make me look like a coward. But there wasn’t one. The fact is, I am afraid that I can not manage the effects of my decision. I am afraid of change. What a shame, considering  I used to tell that quick adaptation is one of my strength points.

But world never wait for us to be ready. As we wait for that right time to come, everything already change.

 

Random Rabu

Yang namanya kontemplasi sumbernya memang datangnya dari mana saja. Kontemplasi terakhir saya dari sebuah video tentang “Bagaimana Merebus Air” dengan quotenya “A hot stove is the third most dangerous thing in the kitchen, next to dulled knives and complexities of human ego”.

Complexities of human ego.

Frasa ini mennyentil saya tentang sikap saya yang cenderung tidak sabaran terutama ketika menghadapi sikap dan keputusan orang yang menurut saya ga logis. Lidahnya pasti gatal pengen komen. Kadang-kadang dibarengin sarkasme. Dan saya biasanya berlindung dibalik alasan, ” biar orangnya berubah sihhh”, kalo ditanya kenapa saya melakukan hal seperti itu.

Yang baru saya sadari kemudian di usia 26 tahun ini (telat banget sih beb), ada banyak faktor yang menyetir manusia dalam mengambil keputusan. Bagi kebanyakan orang logika hanya satu faktor kecil. Pada kenyataannya, tindakan dan keputusan kita sehari-hari lebih banyak di dominasi oleh ego.

Jadi ketika saya mengusik seseorang yang sedang didominasi oleh egonya dengan logika saya, menurut sosodara apa yang akan terjadi? Alih-alih bisa merubah orang, adanya saya di betein. Syukur-syukur ga dimusuhin.

Human egos are complex indeed. Dan yang telat saya sadari bahwasanya kemampuan untuk menyikapi ego lawan interaksi dengan baik dan benar adalah keahlian hidup yang harus terus-terusan diasah. Susah. Triknya banyak bener, dan setiap orang berbeda-beda. Tetapi ada saja loh beberapa orang yang sangat natural dalam melakukannya, menyikapi ego lawan interaksinya. Orang-orang yang selalu bikin saya penasaran. Mereka makan apa, sih? Long way to go for me.  

#badwritingisbetterthannothingatall

 

 

 

 

Random Jumat

Ada banyak tip dan trik ringan sebenarnya yang bisa kita pelajari dan applikasikan dalam berinteraksi sosial. Won’t take too much of your time but would save you from any kind of awkward moment and if you do it a litte bit subtler, would help you win people attention.

Hal simpel seperti : mengucapkan terima kasih ketika diberikan pujian oleh seseorang, entah itu pujian tulus atau pujian basa-basi , daripada meresponse dengan jawaban merendah atau lebih malesin dengan jawaban meninggi untuk merendah, humble bragging. Pertama kita memberikan sinyal bahwa kita mengappresiasi si pemberi pujian. Kedua, jawaban singkat “terima kasih” jauh lebih mudah daripada bilang, “ah enggak kok, ini blablalala”. Simpel kan ya?tapi banyak loh yang ga inget untuk mempraktikkannya.

“Gue anaknya malas sih berbasa-basi”

Emang saya suka?haha. I think mostly people don’t. Apalagi yang hidup di dunia teknis seperti saya. Tapi ya gitu, kalo ga pengen berinteraksi sama orang kayaknya enakan hidup di hutan saja deh :D. Berhubung saya ga bisa jauh-jauh dari peradaban, saya memilih untuk belajar dan berkompromi saja.

Turn Around- Camille

Turn around, I’m right behind you
Turn around, I’ll turn around too
Turn around, so we can hold hands

Turn around, it’s lighter, flatter
Turn around, hot peas and butter
Turn around, I’m flowing in the grass

Straight, how can you be so straight?
Life’s everything but straight
It’s going up and down

Far, happiness isn’t far
Not far from where you are
Watching your life go by

Now, why don’t you sing out loud
To the tune you keep inside?

Turn around around the circle
Turn around just like duetto
Turn around and listen to the wind

Turn around and put your pen down
Turn around, your feet off the ground
Turn around, and your head in the clouds

Shy, how can you be so shy
Hiding below the stars
Under your neon light?

Hi, don’t say hello, say hi
Hi to a higher sky
Hi to a higher ground

~~

Gara-gara nonton film the little prince semalam terus masih belum move on dari lagu ini, jadi deh dicopiin liriknya disini.apa banget ya.hehe. But the song is quiet good, you should try to listen.Ada satu lagi versi perancisnya penyanyinya sama, tapi terjemahannya beda ternyata. Habis nonton jadi mau baca lagi bukunya.