Berburu Langit Timur (Ende-Bajawa)

Always have Plan B, people said.

Tapi kemampuan terbaik saya hanya membuat plan A. Saya tidak memperhitungkan sama sekali kemungkinan-kemungkinan buruk yang sangat mungkin terjadi selama perjalanan. Case driver tidak datang-datang menjemput tidak pernah ada dalam worstcase perjalanan saya. Dinna mencoba menghubungi belasan kali dan si bapak driver tak kunjung mengangkat telfonnya. Saya langsung membayangkan uang sejuta yang udah dikeluarkan demi sampai ke Ende. Duh, ga rela deh  kalo ga dapat sunrise di Kelimutu.

Dalam keadaan kepepet muncul ide untuk menghubungi  pak Mat, driver yang malam sebelumnya juga menawarkan tumpangan. Dengan nekat, kami menghubungi si bapak jam 3 dini hari. Dan ajaibnya si Bapak langsung menjawab dalam sekali telfon dan langsung mengiyakan untuk menjemput, yes! Si bapak menaruh harga 600ribu dan kami dalam keadaan yang yang tidak menguntungkan untuk menawar. Dengan harapan bisa mendapatkan sunrise kami menyetujui penawaran si bapak. Dalam 10 menit si bapak sudah berada di depan penginapan

Jalanan menuju Kelimutu sempit dan tidak ada penerangan sama sekali kecuali dari perumahan warga di pinggiran jalan. Di beberapa tempat terdapat perbaikan jalan. Sepi sekali. Untung deg tidak memaksakan menggunakan motor sore sebelumnya. Saya minta izin tidur ke si bapak ketika mulai mengantuk  dan si Bapak menjawab “Iya, tidak apa-apa, tidak apa-apa”. Tapi kemudian hanya selang beberapa saat si bapak berucap, “waduh, bahaya ini, saya mengantuk juga”. Mendengar si bapak ngantuk pun langsung hilang, bahkan Dinna yang sudah tertidur juga langsung bangun. Haha. Jam setengah lima kami sampai di desa Moni. Ada persimpangan di sebelah kanan jalan untuk menuju ke Kelimutu.  Untuk pilihan rute murah meriah sebenarnya adalah menggunakan bis dr ende ke Moni, menginap di home stay di Moni lalu menyewa motor dari sini ke Kelimutu, dengan biaya sewa sekitar 75-100 ribu.

Sekitar 15 menit dari persimpangan Moni-Kelimutu, muncul masalah kedua  yang tidak pernah saya bayangkan. Ban mobil bocor dan tidak ada ban cadangan.

Well .oke.baiklah.

Dan saya pun tidak tahu lagi harus bagaimana.  Solusi yang ditawarkan oleh bapak Mat adalah kami meneruskan berjalan kaki menggunakan senter hingga pos penjagaan (yang katanya dekat) lalu meminta diantarkan ke atas, sementara beliau ke desa untuk menambal Ban. Dan meminta sisa pelunasan 400 ribu untuk memperbaiki ban dan ongkos ojek 50 ribu. Zzzz.

Tanpa pilihan,  tanpa ada jaminan si bapak akan datang menjemput kembali, dan tanpa tahu seberapa jauh rute keatas kami berjalan ke atas dengan bantuan headlamp dan cahaya hp. Dan lalu ada cahaya kendaraan dari kejauhan, reflek spontan kami melambai-lambaikan tangan berharap mobil berhenti. Sayangnya tidak. Hiks.

Tidak lama berjalan lalu ada lagi mobil kedua yang lewat. Dan mobilnya berhenti, yes!  We were saveeeed.Mobilnya diisi oleh dua orang opa-opa bule dan drivernya. Ketika mencoba berbasa-basi sok-sokan ngenglish ternyata salah seorang opa fasih sekali Bahasa Indonesianya. 😀

Dalam perjalanan keatas kami bercerita tentang pengalaman naas (apeuu) ini. Lalu Ketika bercerita tentang rencana jalur perjalanan kami, mas driver , mas robi, menawarkan tumpangan ke kami dari ende ke Labuan Bajo. Setelah mengantarkan si  Opa dia berencana untuk kembali ke Labuan Bajo, menginap semalam di Bajawa. Wohh, solusi sekali. (Akhirnya ada hikmah dari runtutan ketidakberuntungan ini.)

Ada pos penjagaan sebelum masuk kawah, disana para turis membayar tiket masuk. Tidak terlalu mahal,5000/orang untuk turis lokal dan 25000/orang untuk turis mancanegara. Kendaraan juga dikenai biaya.

Langit terlihat cerah ketika kami sampai di parkiran kawah pukul setengah enam Tetapi ketika sampai di bibir kawah, kabut turun. Putih sejauh mata memandang.Ihiks, ihiks. Benar-benar tidak ditakdirkan melihat sunrise hari itu.

IMG_1033 - Copy 

Satu setengah jam menunggu dan sepertinya tidak ada harapan akan ada langit cerah pagi itu, kami memutuskan turun. Di tengah perjalanan balik, kabut mulai menghilang dan Kelimutupun melihatkan warna-warna cantiknya. Aish.

Setidaknya ga pergi moto-moto kabut doang 😀

Ketika kami kembali ke parkiran pak Mat ternyata sudah menunggu di parkiran. Alhamdulillah masih dijemput X). Kamipun segera kembali ke penginapan Ende. Masih banyak cerita-cerita di perjalanan mengenai bapak Mat ini tapi kasihan nanti catper ini jadi curhat perjalanan.

Kami sampai di penginapan jam 11. Mandi, packing, checkout jam 12, lalu duduk bengong nonton tv dan membaca di ruang tunggu sampai jam lima menunggu mas Robi menjemput.Persis jam lima teng, mas Robi menjemput (dari kejadian besok harinya kami lalu tahu bahwa driver-driver Flores itu super on time.Hebat deh.)

Perjalanan darat Ende-Bajawa sangat memanjakan mata. Laut dan gunung dimana-mana.

IMG_1148

Tapi hanya sebentar lalu gelap dan tidak ada lagi bisa dilihat, yang saya ingat cuma jalannya berbelok-belok dan bikin mual.

Standar perjalanan Ende-Bajawa , tapi karena drivernya keren jam delapan kami sudah sampai di Bajawa. Di Bajawa penginapan lebih mahal daripada Ende,standar 250-an permalam. Tapi kami diberi info penginapan murah dari orang yang kami temui di Kelimutu tadi pagi. Hotel Jony, ratenya mulai dari 100 ribu. Kamar rada-rada creepy sih. Berhubung ga mau rugi karena cuma mau numpang tidur dan pagi-pagi buta sudah mau checkout, kami mengambil  kamar termurahnya.

Katanya sih suhu Bajawa dingin sekali, tapi ternyata ga lebih dingin daripada kontrakan di gang Cisitu lama III di Bandung. Dan Kamar creepy pun tidak menghalangi kami tidur nyenyak.

FYI :

Driver Ende-Labuan Bajo

 Robi (085237937917)

Penginapan di Bajawa

Hotel Johny (0384 21079)

Advertisements

One thought on “Berburu Langit Timur (Ende-Bajawa)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s