Berburu Langit Timur – Persiapan

Pada dasarnya saya itu pejalan selow. Senangnya berlama-lama disatu tempat, ngobrol, membaca, atau sekedar bengong. Pencinta jalan-jalan random impulsif tanpa rencana begini rencana begitu. Tapi ketika harus bekerja 5 hari seminggu dengan jatah cuti 12 hari setahun, akhirnya saya memulai melakukan apa yang paling malas saya lakukan : membuat rencana jangka panjang.  Yah, mari menyesuaikan diri dengan kehidupan nyata.

Dan berikut rencana rute yang saya buat, hasil dari googling-googling dan bertanya orang-orang yang pernah jalan ke pulau itu :

  • Bali – Ende (Pesawat)
  • Ende-Desa moni, Kelimutu (bis dan sewa kendaraan)
  • Desa moni-Bajawa, Desa Bena (bis)
  • Bajawa-Labuan Bajo (transit diruteng, bis)
  • Labuan Bajo-Lombok (sailing trip, perama)
  • Lombok-Bali (feri dan bis)

Nah, berikut beberapa pertimbangan yang menurut saya penting jika berencana untuk melakukan perjalanan ke Flores *untuk semua perjalanan sih sebenarnya*.

  1. Waktu dan Destinasi

Flores itu setiap sudutnya indah, sungguh. Bahkan pohon di pinggir jalan aja bisa terlihat sangat cantik. Karenanya wajib membatasi destinasi-destinasi apa saja yang ingin dikunjungi jika waktu liburan terbatas. Biar jalan-jalannya ga berasa pacu lari. Untuk pemilihan destinasi sendiri, terkait dengan pertimbangan rute. mur.

  1. Rute

Peta sangat membantu dalam menyusun rute kali ini, membantu menyambungkan informasi dari internet yang biasanya cuma sepotong-sepotong. Dari melihat peta keseluruhan , kita bisa mendapatkan gambaran pulau keseluruhan lau melihat alternatif-alternatif rute yang bisa kita pakai. Pemilihan rute juga berpengaruh terhadap destinasi-destinasi yang ingin kita kunjungi. Kalau saya pribadi sih pasti memilih destinasi terbanyak di rute terpendek.

  1. Akomodasi

Informasi tentang alternatif kendaraan yang bisa digunakan selama perjalanan wajib sekali dikumpulkan sebelum berangkat kepulau ini. Terutama pejalan dengan budget terbatas seperti saya. :p. Flores itu pulau kecil yang memiliki banyak bandara. Hampir semua kota-kota ramai memiliki bandara. Tapi pesawat sama sekali bukan alternatif untuk saya, pertama karena masalah biaya (lagi) dan karena tema perjalanan kali ini adalah overland. Selalu ada bis yang menghubungkan antar kota, tapi biasanya jadwalnya hanya satu kali sehari.  Pilihan lain adalah menyewa kendaraan sendiri. Untuk keliling-keling dalam kota seharian, saya memilih menyewa motor.

Informasi tentang tempat penginapan, juga tidak kalah pentingnya. Penginapan tidak terlalu mahal di daerah timur sini, untuk kelas-kelas ekonomi harganya berkisar antar 80ribu hingga 200ribuan. Tapi penting untuk dikumpulkan informasinya, harga lebih murah belum tau fasilitasnya jelek loh. Vice versa.

  1. Budget

Dan muara dari ketiga poin pertimbangan adalah budget. Ga perlu dijelaskan lah ya.

Saya memilih menggunakan pesawat dari Denpasar ke Ende karena pertimbangan waktu, kemudian baru kembali ke Denpasar melalui perjalanan darat dan Laut.  Harga untuk tiket pesawat dari Bali ke Ende yaitu 1,1 juta menggunakan pesawat transnusa. Salah satu rekomendasi juga dari teman yang saya gunakan untuk berhemat adalah mengambil paket sailing trip dari Labuan Bajo yang berakhir di Lombok. Lumayan hemat ongkos. Untuk paket sailing trip perjalanan 2 hari 2 malam dengan beberapa tempat persinggahan dan sudah termasuk biaya makan selama perjalanan, harga yang ditawarkan yaitu 1,3 juta (deck class). Dibandingkan dengan tiket pesawat Labuan Bajo-denpasar yang harganya mencapai satu juta-an. Dan karena harga sailing trip dari Labuan Bajo ke Lombok lebih murah daripada arah sebaliknya, saya memutuskan memulai perjalanan dari arah timur.

Itineray selesai, step berikutnya adalah menabung dan mecari moment yang tepat untuk mengajukan cuti ke bos dan minta izin ke ibuk bapak.

Yah, dan ternyata membuat rencana itubukan hal yang begitu menyusahkan.  Karena ternyata perasaan excited dalam membuat rencana dan mendiskusikannya saja sudah sama menyenangkannya dengan perjalanan itu sendiri. 😀

Advertisements

2 thoughts on “Berburu Langit Timur – Persiapan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s