No for “No”

“Tutup matamu”
“Sekarang, jangan pikirkan gajah”
“Nah, apa yang kamu pikirkan”
 
Gajahhhhh.
 

 

Konon seperti itulah cara kerja otak manusia, semakin dilarang semakin penasaran.  Iseng-iseng saya mencoba bereksperimen dengan teori ini ketika menghadapi si ponakan kecil yang mulai muncul karakternya, dan mulai keras hati ketika menginginkan sesuatu. Aturan yang saya buat : jangan pernah menggunakan kata “jangan” dan “tidak boleh” ketika menghadapinya. 
 
Saya lalu menggantinya dengan bermacam-macam cara, seperti : ” G, itu buat orang dewasa,kamu yang ini aja ya..”, atau “G, udah malam, kalo ga istirahat, nanti sakit seperti kemarin..”. Kalimat-kalimat semacam itu. And It’s work. :))
 
Pertanyaannya sekarang, bagaimana cara menerapkannya ke diri sendiri ya?hehe
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s