Apakah sugesti itu ada(?)

Salah satu kebiasaan saya ketika saya punya target dan keinginan, adalah membuat jadwal dan rencana, menempelnya didinding kamar,lengkap dengan kalimat-kalimat motivasinya. Dan kalau saya sudah melakukan hal ini, maka tak peduli apa yang terjadi saya akan mati-matian mewujudkannya.Kadang berhasil, kadang tidak.

Tapi itu dulu.Kebiasaan itu hilang sejak beberapa tahun lalu.Mungkin karena saya tambah tua, saya jadi merasa kalimat-kalimat motivasi semacam ini sedikit konyol dan kekanak-kanakan.Mungkin juga, karena saya sudah lama berubah menjadi pesimistis realistis, tanpa saya sadari.

Pada suatu malam yang khilaf, dimana semangat saya sedang meledak-ledaknya dan saya tiba-tiba menjadi super optimis dan termotivasi, saya melakukan hal itu lagi.Menempel kalimat motivasi untuk segera menyelesaikan TA dan lulus.Ditarok didekat cermin, biar tiap kali bercermin saya membaca kalimat ini.huye banget deh pokoknya.

Dan besok paginya ketika saya kembali ke mode normal -pesimistis realistis- , saya menyesali apa yang motivated me lakukan semalam.“sumpah lo norak pisan ul” .

Tapi buat melepasnya pun tak berani.Takut, bisi pabalik letah.Yasudahlah. Dan sesuai dengan prediksi, kalimat-kalimat motivasi itu tidak bekerja. Tak peduli saya membacanya 5 kali sehari, atau 33 kali sehari, kalau sedang malas , ya tetap saja malas.ya begitulah.

Tapi ada satu waktu yang saya ingat, ketika ternyata kertas ini berfungsi. Beberapa waktu lalu, ketika tiba-tiba kejadian tak terduga terjadi dan saya benar-benar terpikir untuk mengundur saja niat lulus dan menyelesaikan terlebih dahulu tanggung jawab .Ketika berusaha mengiklaskan diri untuk mengundur niat, si saya membaca kalimat itu, lalu tiba-tiba saya berpikir ulang, kenapa tidak menyelesaikan dua hal tersebut bersamaan?sedikit kerja rodi worth lah buat hasil yang didapat.

Dan tiba-tiba saya berubah mode jadi motivated-me.Mode huye. Nah, seingat saya , itu satu-satunya waktu dimana saya merasa termotivasi membaca kertas itu. Kenyataannya, april come to me finally.Target itu tercapai.Entah karena sugesti itu, entah karena takdir, entah karena usaha saya.

Apakah sugesti itu bekerja?hehe, saya tidak bisa menjawab.

Tapi saya hanya berniat untuk menyimpan kertas itu nanti, cukup untuk kenang-kenangan saja,hehe.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s