Live Have No Pause Button.

Saya pulang ke kontrakan dan mendapati lantai kontrakan dalam keadaan basah kuyup semalam,literally.Mulai dari dapur,ruang tamu, dan kamar saya.Barang-barang dilantai basah semua, kasur , karpet, buku-buku, kardus penyimpan barang (untungnya tadi pagi tidak meninggalkan laptop di lantai).Cek ricek ternyata airnya berasal dari lubang air dikamar mandi gara-gara hujan badai sorenya.Sial, lupa nutup lubang air dikamar mandi..Niat hati pulang istirahat dan tidur cepat buyar seketika.Digantikan dengan 3 jam membabu, membersihkan lantai dan menjemur barang-barang basah biar ga jamuran.

Saya membersihkan lantai sambil mencaci maki si lubang air dan perasaan kesal karena sms SOS ke homemate ga nyampai-nyampai campur aduk dengan perasaan ga karu-karuan gara-gara kedatangan seseorang yang cuma datang sehari lalu pergi lagi sore itu dan ga tau kapan bisa ketemu lagi. Hingga pada suatu waktu perasaan sebal dan sedih sampai di titik teratasnya (?) dan akhirnya saya berhenti dan malah tertawa-tawa,sendirian.Tapi tenang sodara-sodara, saya belum gila.

Saya hanya tiba-tiba menyadari se sadar-sadarnya bahwa apa yang saya jalani seminggu lalu memang nyata. Finally semua tubuh dan pikiran saya kembali ke dunia nyata.Setelah seminggu hidup dalam perasaan tidak nyata, harapan bahwa seminggu belakangan yang saya jalani adalah mimpi panjang, melakukan segala sesuatu dengan setengah pikiran saya masih bertahan diseminggu yang lalu, di waktu-waktu terakhir saya melihat senyum dan ekpresi lucu si adik cantik. Sayangnya tidak, karena saya tidak kemana-mana, saya masih berada didunia nyata dimana waktu berjalan terus tidak peduli apa yang terjadi, dimana ada banyak hal-hal tidak penting untuk diurus, seperti air kamar mandi yang tiba-tiba membasahi seluruh lantai rumah, sms “mama minta pulsa” yang selalu datang tiap hari, pakaian kotor yang menumpuk,baju kesayangan yang ditumbuhi jamur,  dan barang-barang yang selalu lupa ditarok dimana.

Dan kenyataan yang paling menyeramkan, deadline draft TA ternyata masih sama dan tidak diundur.Uh uh

Yap, life have no pause button.Tidak peduli kamu masih belum menyelesaikan urusanmu dengan hari ini.
Disampaikan jelas-jelas oleh Tuhan di ayatnya.

Masih mau berleha-leha?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s