Langit Basah dan Hujan yang Riang

Dia melukis sketsa rasa sembari menatap tetes hujan yang ramai menari diluar jendela kaca,berjingkrak seperti sikecil yang sembunyi-sembunyi dari sang ibu bermain dibawah langit basah.mempesona.dan karena tampaknya bermain dibawah langit basah jauh lebih menyenangkan daripada sekedar mengkira rupa, dia beranjak meninggalkan sketsanya.melompat dari jendela kaca lalu berdiri dibawah langit basah.merasakan sensasi menyenangkan yang hujan berikan saat tetesnya menyentuh kulit menembus lapis lapis baju.tertawa seperti sikecil yang riang.Lupa sketsa separo jadinya,lupa ibu yang khawatir karena hujan semakin deras dan sikecil entah dimana.tapi memang tidak ada yang perlu dikhawatirkan, dia akan kembali kerumah ketika hari mulai sore.Dia hanya sedang menikmati perasaan berbahagia yang menghujaninya.

oh thanks universeĀ  for everything :rain, sky, cloud,peoples,village.i love them.so glad i’m here.”

sketsanya belum usai,tapi untuk sesaat dia lupa.
dan memang tidak ada yang perlu dikhawatirkan.
yang dia rasakan hanya hujan yang riang.

“kendaga, 21 juli 2011”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s