Ladies expedition?

Dulu,almost 2 years ago, saya ngobrol dengan beberapa teman2 angkatan di kmpa,mengidekan tentang sebuah ekpedisi yang pesertanya para wanita. Ide ini muncul dalam kepala saya karena jumlah wanita setiap tahun yang makin banyak dikeluarga ini. Dan saya melihat mereka,para wanita ini ,adik2,kakak2 saya tersayang,sebagai orang-orang dengan kapasitas lebih. Fisik okeh, mental kuat, leadership juga bagus.Dan ,cerdas.Kenapa kita tidak menyusun sebuah perjalanan sajah?

Perjalanan para wanita bukan sebuah ide baru memang, tapi masih jarang dilakukan, jadi menurut saya masih worth it buat dilakuin.. Dan saya melihat keluarga saya ini sebagai potensi yang besar.

Kedengaran sedikit gender?memang,hehe.tapi saya bukan feminis kok, sumpah.
Ada tujuan terselip lain yang mungkin tidak bisa diberikan oleh ekspedisi biasa,memberi inspirasi bagi para wanita Indonesia bahwa mereka bisa melakukan lebih dari sekarang asal mereka percaya.*I’m one who believes  indonesian woman aren’t maksimized playing their role.`

Saya benar-benar pengen melakukannya, Pengen melakukan sesuatu yang extraordinary sebelum saya lulus.

Saya membayangkan sebuah perjalanan yang tidak terlalu sulit secara fisik tapi bermanfaat.semacam perjalanan ilmiah mungkin.tapi sayangnya hingga saat ini idenya masih mentah tak tersentuh.hehe.

Dan saya mulai merasa mustahil melakukan perjalanan ini,tertimbun dalam rutinitas, tanggung jawab, dan sekarang sudah berada ditingkat empat kuliah saya ,mulai mikirin tugas akhir dan didesak untuk segera lulus oleh keluarga,mikirin jodoh juga,*kiddinggg.hehe

Dan kemudian beberapa saat yang lalu seorang senior, mbak may, men-tag saya dalam sebuah notenya. Isinya berikut :

“Dear Sista,Don’t know to start from where, wanna tell you about something in my head 🙂
The nature was calling and I wanna back  to the mountain..I was thinking about something that maybe difficult but I know for sure that this is possible.What do you think if we are  making a group and start climbing all the summit in each island in our beloved country Indonesia. And after that let’s think for the next journey to Himalaya..maybe ?
I know your first reaction will be : no I can’t,  I have a baby or how come ? I only have 15 days off a year.Yup, we are in the same condition Sista 🙂 I am a working mom, 7 to 5, no maid and no baby sitter in home, and I only have 15 days off a year which I always spend a half during Lebaran.
I dont’t know how to achieve this dream, but let me know if you are interested in and afther that lets’s discuss the plan together. I know it is possible, we have a dream and we have unlimited time to reach that.
 Don’t forget to read the T&C below :
The calling is for woman ONLY and ONLY for woman
 Kindly need your response, many thanks and big hug 🙂
KERINCI-SEMERU-AGUNG-RINJANI-TAMBORA-LATIMOJONG-BINAIYA-GAMALAMA-CARTENZ PYRAMID”
wow.Ajakan ini mengingatkan saya lagi akan keinginan saya. Bikin semangat lagi karena ternyata para tetua angkatan sebelumnya pun punya keinginan yang sama, tapi mungkin belum memiliki media untuk mengkomunikasikannya.Saya yakin perjalanan ini akan didukung oleh banyak senior.Ide lain muncul, bagaimana kalau kita melaksanakan perjalanan yang disusun oleh wanita kmpa dari berbagai angkatan?Akan jadi perjalanan yang hebat.
haha.banyak sekali ide-ide berkelebatan, menunggu direalisasikan, bersaing dengan tanggung jawab dan rutinitas.

Belum ada gambaran sama sekali dikepala saya, apa, bagaimana, kapan, dimana.Hanya, INGIN.

Kemudian mbak may mengajak perjalanan pendahuluan,yang gampang2 dulu, mungkin bisa sebagai perintis perjalanan selanjutnya.Karenanya saya mengirim invitasi ke senior-senior yang saya kenal, melakukan sebuah perjalanan yang gampang di bulan juni nanti, saat musim libur.Mengumpulkannya melalui media sosial network yang paling gampang, fesbuk.hehe.

Dan ternyata lumayan banyak yang respon balik, bahkan dari angkatan satu, uwoow.senang sekali.Dan disepakati, akan dilakukan perjalanan pendakian gunung gede bulan juni akhir nanti, yang dilanjutkan dengan family gathering. Perjalanan yang biasa tentu saja, tapi saya benar-benar berharap perjalanan ini akan menjadi gerbang untuk perjalanan-perjalanan luar biasa selanjutnya.

Advertisements

2 thoughts on “Ladies expedition?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s